Ujung Genteng

Info Dunia Pariwisata Ujung Genteng

Ingin berkunjung ke satu obyek wisata yang langka? Datanglah ke obyek wisata Ujung Genteng di Sukabumi. Ujung Genteng menonjolkan keindahan pantai Laut Selatan dan air terjun yang asri dan menawan.

Kalian bahkan bisa menjumpai panorama puing-puing dermaga bekas Belanda yang historinya tak diketahui pasti oleh warga setempat.

Obyek wisata Ujung Genteng menghadirkan nuansa bersahaja warga setempat yang mayoritas berprofesi menjadi nelayan.

Di setiap pagi mulai dari jam 7 pagi hingga 9 pagi, Kalian bisa menyaksikan sejenis kios di tepi pantai yang jadi tempat penjualan ikan-ikan dan hasil laut lain yang masih fresh dan aneka tangkapan para nelayan pulang dari laut.

Hasil laut semacam ikan pari, cumi, ikan layur, dan ikan hiu martil yang sukar ditemukan di pusat kota bisa dengan mudah Kalian temukan di kios ikan Ujung Genteng ini dan seluruhnya didalam kondisi fresh serta harga yang mampu ditawar.

Tak perlu bingung gimana cara mengangkut hasil-hasil laut itu, pedagang di sana telah sigap memberikan box dari stereofoam yang kapasitasnya 6 kg tuk penampungan belanjaan Kalian tanpa mengurangi kesegarannya.

Ada sejumlah lokasi menarik di lokasi wisata Ujung Genteng yang layak Kalian ketahui. Secara garis besar, dibagi dalam 2 area yang sangat banyak diminati dari kalangan pecinta travel, yaitu pantai dan curug.

Pantai Wisata Ujung Genteng

Pantai di Ujung Genteng yang sangat populer ialah yang letaknya ada di Kecamatan Ciracap. Walau termasuk kedalam pantai Laut Selatan Jawa yang dikenal berair bersih dan ombaknya besar, tapi kebanyakan pantai di Ujung Genteng tidak berbahaya seperti di obyek wisata Pelabuhan Ratu yang tidak sedikit memiliki zona berombak besar.

Dalam kondisi pasang, ombak air laut di obyek wisata Ujung Genteng ini tidak lebih dari pangkal paha orang dewasa saja. Sedangkan saat surut, justru hanya setinggi betis. Berikut adalah pantai-pantai istimewa di Ujung Genteng yang bisa Kalian kunjungi.

Pantai Ombak Tujuh

Dijuluki nama Pantai Ombak Tujuh oleh turis, ombak di pantai ini katanya sanggup mencapai tujuh tingkat yang oleh sebabnya disukai para penggemar surfing.

Walau begitu, akses ke lokasi pantai ini perlu upaya keras lantaran rute perjalananya yang seru dan mewajibkan Kalian untuk melewati hutan juga tiga muara sungai dangkal.

Jasa ojek merupakan satu-satunya moda transportasi yang bisa membawa Kalian ke lokasi Pantai Ombak Tujuh dan biasanya menetapkan harga mahal sampai Rp 200.000 per motor.

Pantai Cibuaya

Sebagian besar pecinta travel yang pergi ke kabupaten wisata Ujung Genteng pasti bakal singgah di Pantai Cibuaya. Tidak cuma cepat ditempuh, pantai ini masih sangat tenang hingga asyik bagi bermain air laut di pinggiran pantai atau hanya bersantai sambil menikmati sunset.

Di sekeliling Pantai Cibuaya pun mudah dijumpai sejumlah area penginapan murah yang bisa Kalian pilih.

Pantai Pangumbahan

Pantai ini pun paling oke dikunjungi pengunjung di Ujung Genteng. Tak hanya lantaran pemandangannya yang bagus dengan bentangan pasir putih halus menawan dalam radius sampai 1 km, tapi juga sebab Pantai Pangumbahan terdapat ombak dengan tinggi mencapai 4 m yang sangat baik tuk dijadikan menjadi tempat surfing.

Keunikan lain dari Pantai Pangumbahan ialah jadi lokasi penangkaran penyu hijau. Di malam hari, Kalian dapat melihat segera penyu-penyu bertelur di sekitar Pantai Pangumbahan.

Jika beruntung, Kalian bisa melihat kegiatan pelepasan tukik ke pantai. Tukik itu julukan untuk anak penyu yang baru menetas dari telurnya.

Curug di Ujung Genteng

Tak hanya menyediakan wisata pantai yang menakjubkan, obyek wisata Ujung Genteng pun menawarkan Kalian pesona air terjun yang masih alami. Sejumlah curug yang tersohor di Ujung Genteng, antara lain:

Curug Cikaso

Curug Cikaso berlokasi sedikit jauh dari kawasan pantai Ujung Genteng, lebih tepatnya ada di Kecamatan Surade. Sesampai di lokasi, Kalian akan disuguhi panorama Tiga air terjun yang berjejer dengan tinggi masing-masing 7 m, 6 m, dan hampir mencapai 8 m.

Tak hanya melihat air terjun saja, Kalian pun boleh berenang dan main di kolam air yang bersih di bawah air terjun itu. Airnya tergolong cukup dalam, bahkan saat musim kemarau kedalamannya hingga 3 m.

Tapi tidak perlu khawatir, disediakan pelampung bagi Kalian yang ingin bermain di kolam air dengan hitungan sewa Rp 5.000 per pelampung ban.

Curug Luhur

Curug yang ini masih kurang populer disandingkan dengan Curug Cikaso. Itu dikarenakan saat musim kemarau, air terjunnya pun ikut kering dan tak mengalirkan air.

Walau praktis hanya menampilkan pemandangan sungai saat musim kemarau, tetapi bila Kalian turun ke bawah, Kalian akan mendapati suasana yang memukau.

Sungguh sayang sekali apabila Kalian sampai melewatkan obyek ini saat Kalian sedang melakukan perjalanan wisata Ujung Genteng.

Rute Perjalanan ke Ujung Genteng

Tuk rombongan bus ataupun pengendara angkutan pribadi, rute perjalanan ke obyek wisata Ujung Genteng dari Sukabumi, lalu terus sejalan dengan rambu yang kearah Cibadak. Setiba di perempatan, pasti ada jembatan warna Kuning. Ikuti jalan itu hingga Kalian menemukan Jalan Raya dari Ujung Genteng. Situasi jalan relatif semi off-road, tuk itu Kalian patut mempersiapkan keadaan kendaran yang fit supaya dapat berlangsung dengan lancar ke lokasi.

Bila Kalian melakukan perjalanan dengan angkutan umum, ada 2 rute yang bisa dijadikan menjadi acuan. Bila Kalian dari Jakarta, berhenti di Terminal Degung, Sukabumi. Lalu naik rute Bhayangkara, dan berhenti di Toserba Yogya. Sedangkan bila Kalian dari arah Bandung, lebih baik Kalian berhenti di hadapan Apotek Kimia Farm, kemudian jalan kaki kira-kira 200 m ke Toserba Yogya.

Dari Toserba Yogya, Kalian bisa pergi ke Pasar Ciwangi dengan jalan kaki atau menyewa becak, setelahnya naik angkot rute Terminal Lembursitu. Dari terminal, Kalian selanjutnya bisa memilih angkutan umum tuk lanjut ke Surade.

Leave a Reply

Your email address will not be published.